Sabtu, 28 Mei 2016

Motor Di Jalan Tol

Meskipun bisa melenggang dan melaju di jalan-jalan bahkan gang sempit, mobilitas motor sangat dibatasi saat bertemu dengan mobil. Tentunya ada banyak sebab yang melatar belakanginya. Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya pernah menayangkan artikel dengan bahasan betapa banyaknya populasi motor di Indonesia. Besarnya populasi sepeda motor ini terjadi juga pada negara-negara berkembang yang tingkat pendapatannya tidak cukup memadai untuk memiliki sebuah mobil, atau negara yang sistem transportasi massalnya belum maju.

Motor dan sebuah jembatan. sumber: commons.wikimedia.org/Joe Mabel

Secara handling, sebuah mobil agaknya lebih bisa berjalan stabil di trek lurus ketimbang sepeda motor yang masih membutuhkan keseimbangan tubuh pengemudinya. Tapi ada kalanya mobil juga punya masalah pada saat pengendara tiba-tiba banting stir dalam kecepatan tinggi, hanya tidak separah motor yang sangat mungkin bisa berpotensi langsung menewaskan penumpangnya karena minimnya segi keselamatan yang dimiliki. Apalagi bila berkendara di ketinggian semacam jembatan layang di beberapa kawasan dekat markas Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya. Dari banyaknya resiko bagi pengendara motor inilah yang membuat adanya larangan bagi sepeda motor untuk lewat di ruas-ruas jalan tertentu pada event atau waktu tertentu.

Armada Rental Mobil Pregio di Surabaya sendiri mungkin hampir setiap hari melewati jalan tol ini. Hingga saat ini, perjalanan pun pada umumnya relatif lancar hingga waktu penyewaan berakhir. Meski begitu, Sewa Mobil Avanza di Surabaya masih saja menemui tentang adanya berita pihak berwenang menangkap basah sepeda motor yang nyelonong masuk jalan tol. Alasannya pun beragam, ada yang kesasar jalan hingga stres dan mencari keadilan (mungkin supaya diperhatikan). Seperti pada referensi Rental Mobil di Surabaya berikut: http://metro.sindonews.com/read/1069067/170/terobos-jalan-tol-ancol-geng-motor-keroyok-2-petugas-1449987013. Begitu juga dengan tayangan video berikut ini:



Pada dasarnya, regulasi kita tidak memperbolehkan adanya motor di jalan tol. Kecuali pada jalan tol tertentu semacam Jembatan Tol Suramadu, atau apabila ada jalur khusus motor di jalan tol tersebut yang dipergunakan untuk sepeda motor. Dengan begitu kemacetan (karena populasi motor yang lebih banyak ketimbang mobil) serta resiko kecelakaan antara mobil dan motor bisa diperkecil. Seperti dicantumkan pada pasal 38 (ayat 1) dari PP no 15 tahun 2005 tentang Jalan Tol:
"Jalan tol diperuntukkan bagi pengguna yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat atau lebih".
yang kemudian ditambahi oleh (ayat 1a) dari PP tersebut yakni pada PP no 44 tahun 2009 tentang Perubahan PP no 15 Tahun 2005. Tambahan ayat ini berbunyi: "Pada jalan tol dapat dilengkapi dengan jalur jalan tol khusus bagi kendaraan bermotor roda dua yang secara
fisik terpisah dari jalur jalan tol yang diperuntukkan bagi kendaraan bermotor roda empat atau lebih."

Dari sudut pandang lainnya, menurut pasal 5 (ayat 2) dari PP no 15 tahun 2005 yang berbunyi: "Jalan tol yang digunakan untuk lalu lintas antarkota didesain berdasarkan kecepatan rencana paling rendah 80 (delapan puluh) kilometer per jam, dan untuk jalan tol di wilayah perkotaan didesain dengan kecepatan rencana paling rendah 60 (enam puluh) kilometer per jam"

Sewa Mobil Innova di Surabaya sendiri menilai bahwa kecepatan paling rendah 60 km/jam ini saja tak diadaptasi oleh kebanyakan pengendara motor, apalagi jika kecepatannya lebih tinggi yang merupakan hal yang terutama. Sedangkan di Jembatan Tol Suramadu sendiri yang mempunyai jalur sepeda motor, kecepatan yang disarankan adalah maksimal 40 km/jam; selisih banyak dari laju minimal di jalan tol umumnya. Seperti yang dikutip Rental Mobil Surabaya dari tautan berikut: http://www.kabarbisnis.com/read/283174/suramadu-aman-bagi-pengendara-sepeda-motor.

Jalur motor di Suramadu. sumber: polisionline.com

Tetapi mungkin memang ada pengecualian pada saat dan kondisi tertentu, karena Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya pernah mendapati adanya pembukaan jalur tol pada saat khusus seperti berikut: http://otomotif.metrotvnews.com/read/2015/01/23/348887/jakarta-diterjang-banjir-sebagian-jalur-tol-dibuka-buat-motor, yang mungkin akan sedikit mengurangi kenyamanan pengendara roda 4 ke atas karena kecepatan motor yang rendah. Jika ada pengaturan jalur tersendiri bagi kendaraan roda dua kemungkinan tak akan menimbulkan masalah bagi pengemudi yang terbiasa cepat. Hanya, mungkin para pelanggan tol juga diharapkan maklum karena pembukaan tersebut adalah karena situasi insidental dan tak terduga.